27 – Pagelaran Drama “Herman Fernandez – No Greater Love”

For There is No Greater Love

Pada uprak drama tahun ini, satu kelas kami bersama-sama mengangkat kisah hidup Herman Fernandez. Pementasan ini tidak hanya tentang akting di panggung, tetapi tentang bagaimana seluruh kelas bekerja sebagai satu tim agar cerita bisa tersampaikan dengan baik. Saya sendiri mendapat dua tugas, yaitu sebagai background actor (siswa HIK) dan juga membantu sebagai makeup artist saat shooting montage, trailer, dan di backstage ketika tampil.

Sebagai aktor latar, peran saya sederhana: mengisi suasana sekolah supaya adegan terasa hidup. Sementara di bagian makeup, saya membantu merapikan riasan pemain sebelum mereka masuk panggung dan menyesuaikan tampilan dengan adegan. Banyak pekerjaan dilakukan bersama-sama, ada yang mengatur properti, kostum, lighting, audio, dokumentasi, dan saling mengingatkan jadwal,sehingga semuanya saling bergantung satu sama lain.

Kami mengalami beberapa kesulitan. Backstage cukup gelap sehingga sulit melihat detail wajah pemain. Waktu pergantian adegan juga sangat cepat, jadi riasan harus dikerjakan dalam waktu singkat. Selain itu, efek luka (SFX) beberapa kali gagal sehingga perlu dicoba ulang sampai terlihat cukup meyakinkan.

Kesulitan tersebut diatasi secara bersama. Teman-teman membantu menyalakan flashlight HP, ada yang menahan cermin, ada yang menyiapkan alat sebelum pemain datang supaya tidak membuang waktu. Untuk SFX, kami mencoba beberapa teknik paling sederhana yang bisa dikerjakan cepat saat hari tampil. Karena semua ikut membantu, pekerjaan yang terasa berat jadi lebih ringan.

Dari kegiatan ini saya menyadari bahwa hasil pementasan bukan ditentukan satu orang saja. Walaupun peran kami berbeda-beda, semuanya saling melengkapi. Uprak ini akhirnya menjadi pengalaman kerja tim, belajar menyesuaikan diri, membantu tanpa diminta, dan memastikan pertunjukan berjalan lancar bersama-sama.

Categories:

Tags:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *