


Dalam kegiatan Uprak di Sinlui, saya berperan sebagai perkap (perlengkapan) yang bertanggung jawab memastikan seluruh kebutuhan teknis dan perlengkapan tersedia dan siap digunakan sebelum ujian dimulai. Saya mengatur dan mendata alat-alat yang dibutuhkan setiap kelompok, mulai dari properti presentasi, perlengkapan praktik, hingga memastikan ruangan sudah tertata rapi sesuai kebutuhan. Selain itu, saya juga berkoordinasi dengan panitia lain untuk menyesuaikan jadwal penggunaan ruangan agar tidak terjadi bentrok.
Selama menjalankan tugas, saya mengalami beberapa kesulitan, seperti adanya perubahan kebutuhan alat secara mendadak, keterlambatan pengembalian perlengkapan oleh kelompok sebelumnya, serta keterbatasan jumlah alat yang harus digunakan secara bergantian. Situasi ini cukup menantang karena waktu pelaksanaan Uprak sangat terbatas dan semuanya harus berjalan tepat sesuai jadwal.
Untuk mengatasi kesulitan tersebut, saya membuat daftar perlengkapan yang lebih rinci dan melakukan pengecekan ulang sebelum hari pelaksanaan. Saya juga menyiapkan alternatif alat cadangan untuk mengantisipasi kekurangan serta mengingatkan setiap kelompok mengenai waktu penggunaan agar lebih disiplin. Dengan komunikasi yang lebih tegas dan koordinasi yang baik dengan panitia lain, kegiatan Uprak akhirnya dapat berjalan lancar meskipun sempat menghadapi beberapa kendala.
