No Greater Love: The Tale of Herman Fernandez
Pagelaran No Greater Love: The Tale of Herman Fernandez merupakan sebuah karya yang tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga menyampaikan nilai sejarah, pengorbanan, iman, dan cinta terhadap tanah air. Dalam proses latihan, kami sebagai siswa kelas XII belajar bahwa sebuah pertunjukan yang baik tidak hanya dibangun oleh bakat, tetapi juga oleh kerja sama, disiplin, dan ketekunan.
Selama masa latihan, kami melakukan berbagai persiapan, mulai dari membaca dan memahami naskah, mendalami karakter, latihan blocking panggung, hingga menyelaraskan ekspresi dan intonasi dialog. Tidak hanya itu, kami juga berlatih koreografi, vokal, serta transisi antaradegan agar alur cerita dapat tersampaikan dengan jelas dan emosional.
Melalui latihan ini, kami belajar bekerja sebagai satu tim, saling mendukung, dan menyesuaikan diri demi tercapainya hasil terbaik.
Namun, dalam prosesnya, tentu tidak semua berjalan lancar. Beberapa kesulitan yang saya alami adalah:
-
Mengatur waktu di tengah kesibukan akademik dan publikasi ujian praktik di media sosial.
Sebagai siswa kelas XII, kami juga harus mempersiapkan ujian dan tugas sekolah. Ditambah lagi, karena harus rutin mengunggah konten UPRAK di media sosial, cukup sulit untuk mengatur waktu dan prioritas. -
Menghafal dialog yang panjang dengan bahasa lain.
Dialog dalam pagelaran ini menggunakan berbagai macam bahasa, di antaranya ada Bahasa Jawa, yang saya sendiri belum fasih dengan ejaannya. -
Menjaga kekompakan tim.
Dengan jumlah pemain yang cukup banyak, perbedaan karakter dan cara kerja terkadang menjadi tantangan untuk membentuk sebuah karya yang terlihat menyatu. -
Mengendalikan rasa gugup dan lelah.
Latihan intensif, terutama menjelang hari-H, membuat kami harus belajar menjaga stamina dan mental.
Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, saya:
-
Berlatih secara mandiri di luar jam latihan, terutama untuk menghafal dialog dan memeragakan.
-
Membangun komunikasi yang terbuka sehingga setiap masalah dapat dibicarakan dan diselesaikan bersama.
Latihan pagelaran No Greater Love menjadi pengalaman yang berharga bagi kami. Di balik setiap adegan yang tampil di panggung, terdapat usaha, kerja sama, dan perjuangan yang mungkin tidak terlihat oleh penonton. Namun justru di sanalah makna sesungguhnya terbentuk.
Pagelaran ini bukan hanya tentang menceritakan kisah Herman Fernandez, tetapi juga tentang bagaimana kami belajar memahami arti cinta yang lebih besar—cinta yang rela berkorban demi orang lain dan demi sesuatu yang lebih mulia.




