06 – Pagelaran Drama “Herman Fernandez – No Greater Love”

No Greater Love: The Tale of Herman Fernandez memiliki banyak scene yang menyentuh hati, namun membuat saya tersentuh setiap kali menonton adalah scene saat Herman Fernandez mengorbankan nyawanya sendiri demi temannya agar bisa selamat. Bagian ini menunjukkan kedalaman pertemanan antara Herman dan Alex yang bermula dari bertemu saat di HIK, menentang romusha bersama (dipelopori Alex), dan perang bersama yang berakhir dengan Herman memilih hidup temannya daripada hidup dirinya sendiri. Jika dilihat dari sisi seni penulisan atau pertunjukan, kesedihan yang mendalam dapat disampaikan dan dirasakan oleh penonton karena sebelumnya Herman berjanji pada ibunya bahwa dia akan kembali selamat namun yang kembali hanya surat darinya, itu pun yang mengantarkan adalah Alex, teman Herman. Penonton juga dapat merasakan betapa terbebani nya perasaan Alex karena melihat dengan matanya sendiri, di depannya, sahabatnya itu ditembak. Secara realistis, jika hal tersebut terjadi, pasti akan terasa sangat berat. Alex pertama yang menginisiasi perlawan, tetapi demi keselamatan nyawanya, temannya mengorbankan diri. Tidak cukup waktu untuk berduka, Alex kemudian harus kembali ke orangtua Herman untuk menyampaikan berita duka. Saya rasa, kesedihan yang dirasakan Alex jika dilihat dari sisi penonton sungguh besar. 

Peran saya awalnya adalah sebagai salah satu anggota choir. Peran ini membuat saya seakan mendalami rasanya kehilangan seseorang yang dekat dengan saya (karena harus mendalami menyanyikan lagu yang begitu sedih untuk Herman yang meninggal dalam perang). Orang tersebut menjadi berjasa bagi banyak orang, dan terkenang di dalam orang-orang terdekatnya.

 

Peran lain dalam proses di belakang layar adalah mengerjakan props dan membantu kostum. Mungkin yang ditulis adalah anggota-anggota tertentu sebagai perwakilan (sie dekorasi dan sie kostum), tetapi di belakang layar, semuanya saling membantu membuat props, membantu menyiapkan kostum dan memakaikannya. Karena props dan pergantian kostum yang harus dilakukan sungguh banyak, agak tidak mungkin hanya dilakukan beberapa orang secara terus menerus. Kerjasama dan rasa solid dengan seluruh anggota kelas membuat props yang sangat banyak itu dapat terselesaikan dalam waktu yang tidak panjang ini. Pergantian kostum yang harus dilaksanakan dengan cepat dari dua sisi panggung juga dapat terselesaikan dengan lebih mudah dan teratur berkat kerjasama dengan seluruh pemain dan anggota-anggota yang sedang tidak maju di panggung (anggota yang tidak sedang bersiap atau sudah selesai tampil di panggung semuanya membantu pergantian kostum mereka yang masih punya scene untuk selanjutnya).

Categories:

Tags:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *