Artikel Reportase – Kelompok 4

Artikel Reportase Jalannya Acara Perlombaan Mahjong Antarkelas danย Side Questย Memasak Pelajaran Bahasa Mandarin

Acara yang diselenggarakan sejak pertengahan bulan September ini merupakan perlombaan mahjong antarkelas. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Laoshi Budi Sutrisno Atmadjaja, B.TCFL, M.TCSOL selaku guru mata pelajaran Bahasa Mandarin kelas XII SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya. Dalam pelaksanaannya, Laoshi Budi bekerja sama dengan ketua kelas dari setiap kelas untuk menyusun peraturan-peraturan permainan. Selain perlombaan utama, terdapat pula side quest yang harus dilaksanakan oleh setiap kelas guna menambah nilai kegiatan utama, yaitu perlombaan mahjong.

Untuk melaksanakan perlombaan mahjong ini, setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok dengan anggota berjumlah sembilan hingga sepuluh orang. Setelah kelompok terbentuk, masing-masing kelompok mengadakan seleksi internal untuk menentukan satu wakil yang akan maju ke tahap berikutnya, yaitu seleksi antarkelompok di dalam kelas. Seleksi antaranggota kelompok ini menghasilkan satu perwakilan yang akan mewakili kelas dalam perlombaan mahjong antarkelas.

Pada kelas XII-C1, seleksi antaranggota kelompok dilaksanakan pada Jumat, 19 September 2025. Kelompok kami turut berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Setelah melalui tiga kali pertandingan, terpilihlah Alyssa sebagai pemenang yang melanjutkan ke tahap seleksi antarkelompok. Selanjutnya, pada Jumat, 26 September 2025, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan antarkelompok yang dilaksanakan di area Pohon Cinta, bertepatan dengan pelaksanaan side quest kelas. Peserta seleksi antarkelompok dari kelas kami adalah Michelle, Link, Mireil, dan Alyssa. Pertandingan dilakukan sebanyak tiga kali untuk menentukan satu wakil terbaik dari kelas XII-C1. Berdasarkan hasil pertandingan, Mireil berhasil menjadi pemenang dan akan mewakili kelas XII-C1 dalam perlombaan mahjong antarkelas.

Sementara itu, anggota kelas lain yang tidak terlibat dalam perlombaan mahjong antarkelompok melaksanakan side quest untuk menambah nilai kelas. Tema side quest setiap kelas berbeda-beda, bergantung pada daerah asal produk yang harus dibuat. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan oleh tim koordinasi side quest dan Laoshi Budi, kelas kami mendapat tugas membuat makanan dan minuman khas Hong Kong.ย 

Sehari sebelum pelaksanaan, kelas kami mengadakan pemungutan suara dan memutuskan untuk membuat tiga produk khas Hong Kong, yaitu claypot rice sebagai hidangan utama (main dish), tomato egg stir fry sebagai hidangan pendamping (side dish), dan mango pomelo sago sebagai minuman penutup. Agar kegiatan side quest berjalan lancar, kami melakukan koordinasi dan membagi daftar perlengkapan serta bahan yang harus dibawa oleh setiap anggota kelas. Setelah seluruh alat dan bahan terkumpul, ketua kelas kami, Owen, memberikan arahan terkait pelaksanaan side quest agar setiap anggota mengetahui peran masing-masing pada hari pelaksanaan.

Pada hari-H, Jumat, 19 September 2025, kami melaksanakan kegiatan side quest sesuai rencana. Seluruh anggota kelas bekerja sama memasak dan menyajikan makanan serta minuman agar hasil yang diperoleh maksimal. Untuk memastikan kelancaran kegiatan, kelas kami menunjuk beberapa PIC (person in charge). PIC untuk main dish adalah Vanessa, Marvella, dan Arsenio, sedangkan PIC untuk side dish adalah Giselle, Nicole, dan Owen. Mereka bertugas mengkoordinasikan anggota kelas lainnya agar dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Proses memasak berlangsung selama kurang lebih delapan puluh menit, dimulai dari persiapan bahan di area Pohon Cinta hingga proses memasak yang cukup menantang karena kami belum pernah membuat menu-menu tersebut sebelumnya. Namun, berkat kerja sama yang baik, kami berhasil menyajikan seluruh produk dengan hasil yang memuaskan.

Setelah semua makanan dan minuman siap, kami meminta penilaian dari beberapa Bapak dan Ibu Guru yang tidak sedang mengajar. Kami mengundang sepuluh guru untuk mencicipi hasil masakan kami, mereka adalah Bu Ika, Maโ€™am Vian, Pak Andre, Pak Michael, Bu Pista, Maโ€™am Rita, Bu Sisca, Bu Lilik, Bu Laras, Pak Bambang, serta wali kelas kami, Bu Grani yang turut mencicipi secara tidak langsung. Saat para guru datang ke stand kami, beberapa siswa menyambut dan memberikan penjelasan mengenai produk yang dibuat, meliputi nama makanan, asal daerah, filosofi, bahan-bahan, dan proses pembuatannya.

Setelah mencicipi produk yang kami buat, para guru memberikan penilaian, apresiasi, serta kritik dan saran yang membangun. Secara keseluruhan, hasil karya kami memperoleh penilaian yang baik. Usai sesi penilaian, kami membersihkan peralatan dan bahan yang telah digunakan selama kegiatan.

Setelah tahap seleksi antarkelompok dan pelaksanaan side quest, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan mahjong antarkelas. Dari total tiga belas kelas, peserta dibagi menjadi empat grup yang masing-masing terdiri atas tiga hingga empat kelas. Pertandingan pertama yang dihadapi Mireil adalah melawan kelas XII-A4 dan XII-F1, yang dilaksanakan pada waktu istirahat. Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Mireil berhasil memenangkan pertandingan pertama dan melaju ke babak selanjutnya.

Pada keesokan harinya, Mireil menghadapi pertandingan final melawan para pemenang dari grup-grup lainnya. Pertandingan final ini berlangsung lebih menantang karena menghadapi pemain terbaik dari setiap grup. Meskipun akhirnya Mireil menempati posisi keempat dalam turnamen mahjong antarkelas, pencapaian ini tetap menjadi kebanggaan besar bagi kelas XII-C1. Kelas kami telah berhasil melaksanakan perlombaan mahjong antarkelas dan side quest dengan semangat, kerja sama, dan hasil yang maksimal.

Permainan mahjong sendiri mengajarkan berbagai nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketelitian, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan dengan bijak. Dalam permainan ini, setiap langkah harus dipikirkan secara matang agar tidak merugikan diri sendiri maupun tim. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kerja sama yang kami tunjukkan dalam kegiatan side quest. Seluruh anggota kelas berpartisipasi aktif, saling membantu, dan berkontribusi sesuai perannya. Melalui kerja sama yang solid, kami belajar bahwa keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan rasa tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan.

Dibuat oleh: Christian Fernando Hartanto/XII-C1/07 (Anggota Kelompok 4)

Categories:

Tags:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *