Artikel Reportase – Kelompok 2

Artikel Reportase Jalannya Acara Perlombaan Mahjong Antarkelas dan Side Quest Memasak Pelajaran Bahasa Mandarin

Pada pertengahan bulan September 2025, siswa-siswi kelas XII SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya melaksanakan kegiatan perlombaan Mahjong antarkelas serta side quest memasak sebagai bagian dari pelajaran Bahasa Mandarin. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Laoshi Budi Sutrisno Atmadjaja, B.TCFL, M.TCSOL, selaku guru pengampu mata pelajaran Bahasa Mandarin, dengan tujuan melatih kemampuan berpikir strategis, kerja sama, serta memperkenalkan budaya Tiongkok kepada para siswa.

Dalam pelaksanaannya, Laoshi Budi bekerja sama dengan para ketua kelas untuk menyusun sistem pertandingan dan aturan permainan Mahjong. Perlombaan Mahjong menjadi kegiatan utama yang bernilai besar, sedangkan side quest memasak berfungsi sebagai nilai tambahan sekaligus sarana mempererat kekompakan antaranggota kelas.

Setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing beranggotakan sembilan hingga sepuluh orang. Dari setiap kelompok, akan dipilih satu pemenang yang kemudian bertanding pada tahap seleksi antarkelompok di dalam kelas untuk menentukan satu perwakilan yang maju ke perlombaan antarkelas.

Untuk kelas XII-C1, pertandingan seleksi dilaksanakan pada tanggal 12 dan 19 September 2025. Pertandingan berlangsung seru dan kompetitif, di mana setiap anggota kelompok berusaha menunjukkan strategi terbaiknya. Setelah melalui beberapa ronde pertandingan, terpilihlah Mireil sebagai pemenang dan perwakilan kelas XII-C1 untuk maju ke perlombaan Mahjong antarkelas.

Bersamaan dengan itu, dilaksanakan pula kegiatan side quest memasak, yang menjadi tantangan tambahan bagi setiap kelas. Berdasarkan undian yang dilakukan oleh tim koordinasi dan Laoshi Budi, kelas XII-C1 mendapat tema wilayah Hong Kong. Setelah berdiskusi dan mempertimbangkan berbagai pilihan, kelas kami akhirnya memutuskan untuk membuat tiga hidangan khas Hong Kong, yaitu Claypot Rice sebagai hidangan utama (main dish), Tomato Egg Stir Frysebagai hidangan pendamping (side dish), serta Mango Pomelo Sago sebagai hidangan penutup (dessert).

Seluruh anggota kelas turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Setiap orang memiliki tanggung jawab masing-masing, mulai dari membawa alat, menyiapkan bahan, hingga membantu proses memasak. Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, ditunjuk beberapa PIC (person in charge), yakni Vanessa, Marvella, dan Arsenio untuk Claypot Rice, serta Giselle, Nicole, dan Owen untuk dua hidangan pendamping.

Kegiatan side quest ini dilaksanakan pada Jumat, 26 September 2025, di area Pohon Cinta, bertepatan dengan jam pelajaran Bahasa Mandarin. Proses memasak berlangsung selama kurang lebih satu jam, di mana seluruh anggota kelas bekerja sama menyiapkan masakan sesuai resep yang telah dirancang. Walaupun menghadapi beberapa kendala, seperti peralatan yang terbatas dan cuaca yang cukup panas, kami tetap bersemangat untuk menghasilkan hidangan terbaik.

Setelah seluruh hidangan selesai, kami mengundang beberapa guru untuk mencicipi hasil masakan kami. Para guru yang datang, seperti Bu Ika, Pak Michael, Ma’am Vian, Bu Pista, dan Bu Laras, memberikan apresiasi atas kerja keras kami. Beberapa di antara mereka juga memberikan saran dan masukan agar masakan kami bisa lebih baik lagi di kesempatan berikutnya. Selain mencicipi, kami juga memberikan penjelasan singkat mengenai asal-usul, filosofi, dan bahan-bahan dari setiap hidangan yang kami buat.

Sementara itu, pertandingan Mahjong terus berlanjut ke tahap antar kelas yang diadakan pada 8 Oktober 2025 di kelas XII-A2 saat jam istirahat. Mireil, sebagai perwakilan kelas XII-C1, berhasil menampilkan permainan yang luar biasa dan memenangkan pertandingan pertama melawan perwakilan dari XII-A4 dan XII-F1. Ia kemudian melaju ke babak final dan akhirnya menempati posisi keempat. Walaupun tidak menjadi juara utama, hasil tersebut tetap membanggakan bagi kelas kami karena Mireil telah berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas.

Melalui kegiatan perlombaan Mahjong dan side quest memasak ini, kami tidak hanya belajar tentang budaya Tiongkok, tetapi juga mendapatkan banyak pelajaran berharga. Dari permainan Mahjong, kami belajar untuk berpikir strategis, bersabar, dan mengambil keputusan dengan bijak. Sementara dari kegiatan memasak, kami belajar pentingnya kerja sama, komunikasi, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas bersama.

Kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi kami semua. Selain menambah wawasan tentang budaya Tiongkok, acara ini juga mempererat kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas antaranggota kelas XII-C1.

Dibuat oleh: Darren Ariya Thamrin / XII-C1 / 09 (Anggota Kelompok 2)

Categories:

Tags:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *